Headlines
Loading...
Paguyuban Pringgandani, Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Paguyuban Pringgandani, Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

BOGOR, Zonapostindonesia.com - Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad Saw. dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Momentum ini, Paguyuban Pringgandani menyantuni anak yatim piatu di aula halaman Paguyuban Pringgandani Desa Cipelang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Sabtu, (30/07/2022).

Turut hadir Kepala Desa Cipelang Kiki Sukiwan, RT/RW Cipelang, Perwakilan Ormas Pemuda Pancasila, BBRP, BPPKB, BBR, PJBN, MAJLIS SABATIN, Tokoh Masyarakat Desa Cipelang, Anggota Paguyuban, Tokoh alim ulama dari beberapa pesantren di Desa Cipelang, Cibalung dan Cipicung, diantaranya: KH. Maftuh, KH. Encep KH. Abub, KH. Solihun, KH. Ismat dan Beberapa Ustadz Dari Lingkungan Sekitar.

Mas Galuh dalam sambutannya mengatakan, Muharram adalah bulan tarbiyah, bulan sakral dan satu diantara empat bulan yang Allah Swt mewajibkan hambanya untuk menghormatinya. Karenanya menyantuni anak yatim adalah perbuatan yang sangat di anjurkan di setiap bulan kuhususnya bulan Muharram,

“Selain acara santunan anak yatim, juga digelar acara tasyakuran tahun pertama Paguyuban Berkarya. Harapan kedepannya kami ingin bisa lebih bermanfaat, berdampak dan berkarya untuk lingkungan dan masyarakat umumnya, oleh karena itu kami undang perwakilan desa, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan ormas agar bisa duduk bersama silaturahmi dan menyatukan Visi dan Misi kedepannya baik di tingkat Desa, Kecamatan sampai dengan Kabupaten, agar jika ada permasalahan bisa kita diselesaikan dengan musyawarah mufakat." tandasnya.

Ia menambahkan “Mudah-mudahan pemberian santunan ini bisa membahagiakan anak-anak yatim di lingkungan masyarakat sekitar, khususnya di momentum peringatan bulan Muharram.” Tambahnya

Sebagaimana sabda Rasulullah Saw: “Barang siapa yang mengusap kepala anak yatim (menyantuni/menyayangi) pada hari Asyura (10 Muharram), maka Allah akan angkat derajatnya sebanyak rambut anak yatim tersebut yang terusap oleh tangannya,” (Hadits ke 212 dari kitab Tanbih al-Ghafilin).

“Kami berkeinginan agar kegiatan ini dapat dijadikan sebagai kebiasaan dalam hidup, agenda tahunan dan bisa lebih meluas se-Kecamatan Cijeruk, sebab fadhilah dan karomah di bulan Muharram sangat luar biasa. Kami mengajak kedepannya semua element masyarakat dan pemerintahan bisa bersama-sama dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, salam silaturahim.” Tutupnya (Wandi)

0 Comments: