Headlines
Loading...
Gema Takbir Keliling , Kolaborasi KKN STIT Togo Ambarsari, UIN KHAS Jember dan Pemerintah Desa

Gema Takbir Keliling , Kolaborasi KKN STIT Togo Ambarsari, UIN KHAS Jember dan Pemerintah Desa

BONDOWOSO, Zonapostindonesia.com - Setelah seminggu lebih bermukim di posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Riset 2022 di kecamatan Pujer, tepatnya di Desa Randu Cangkring, Mangli, Maskuning Wetan, Maskuning Kulon dan Sukondono. Mahasiswa STIT Togo Ambarsari mulai berpartisipasi aktif  dalam kegiatan masyarakat yang tentunya dibantu dan difasilitasi oleh beberapa pihak lain, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan KKN Universitas Islam Negeri KH. Achmad Shiddiq Jember.

Pada Sabtu Malam, bertepatan dengan hari Raya Idul Adha, Mahasiswa KKN STIT Togo Ambarsari berkolaborasi dengan KKN UIN KHAS dan Pemerintah Desa Maskuning Kulon, Mangli dan Maskuning Wetan mengadakan Gema Takbir Keliling memeriahkan malam Takbir Idul Adha 1443 H. Sabtu, (06/07/2022)

Khofifah, koordinator Posko 4 KKN Integratif Riset STIT Togo Ambarsari desa Maskuning Kulon menjelaskan, kegiatan Gema Takbir Keliling merupakan kegiatan kolaboratif antara KKN STIT Togo Ambarsari Bondowoso dan KKN UIN KHAS Jember dengan semua elemen masyarakat utamanya pemerintah desa dan tokoh masyarakat kecamatan Pujer.

“Bagi kami, yang masih dalam proses belajar, kegiatan yang melibatkan masyarakat adalah perkara sulit. Sehingga adanya Tokoh Masyarakat dan Pemerintah Desa sebagai pengarah serta KKN UIN KHAS sebagai mitra kolaboratif, kesemuanya bisa menjadikan kegiatan ini terlaksana meski tidak sempurna sepenuhnya.” menurutnya.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Sudarsono, Kepala Desa Maskuning Kulon menyatakan, pemerintah desa mendukung kegiatan apapun yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Gema Takbir Keliling yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN ini adalah upaya untuk membangun kesadaran Hari Besar Islam Idul Adha dan sekaligus membangun religiusitas masyarakat yang lebih baik.” tegasnya.

H. Taufik, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah, menambahkan takbir keliling yang melibatkan murid madrasah diniyahnya merupakan kegiatan untuk membangun suka cita pada malam Idul Adha dengan bertakbir. 

“Syi’ar Islam hari ini selayaknya disebarkan kepada masyarakat secara menyeluruh, salah satunya dengan Gema Takbir Keliling seperti ini. Agar masyarakat diminimalisir untuk mengkonsumsi penampakan-penampakan yang tidak sesuai dengan Islam yang biasa ditayangkan di media digital dan sosial hari-hari ini.” jelasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Shofiatun Amdiana, Koordinator KKN UIN  KHAS Jember,Posko Maskuning Kulon menyatakan, kolaborasi dalam kegiatan dalam Gema Takbir Keliling seperti ini adalah upaya dalam belajar membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak dalam masyarakat, meski berbeda golongan dan latar belakang.

“Ini tentunya merupakan proses pembelajaran riil yang mengajarkan kita banyak hal, utamanya membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam masyarakat baru yang kita tempati.” ungkapnya 

Pelaksanaan kegiatan Gema Takbir Keliling dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1443 H. berjalan lancar. Turut ikut serta dalam kegiatan Gema Takbir Keliling, diantaranya Ustad Dodik, Ustad Lilik, Ustad Kholiq dan Ustad Yubi dan lainnya.

PEWARTA: GHOZI  

0 Comments: