Headlines
Loading...
Warga Protes, Terkait Pemberitahuan Penutupan Jalan Oleh PT KAI

Warga Protes, Terkait Pemberitahuan Penutupan Jalan Oleh PT KAI

BOGOR, Zonapostindonesia.com - Warga berbondong-bondong melakukan aksi protes dengan mendatangi lokasi kampung Gajud. Aksi protes tersebut dipicu akan ditutupnya akses jalan alternatif oleh pihak PJKA yang menghubungkan tiga Desa diantaranya Desa Ciadeg, Desa Ciburayut dan Pasirjaya. Selasa, (21/06/2022)

Warga masyarakat di tiga Desa yakni Desa Pasirjaya, Desa Ciburayut dan Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor tidak setuju, terkait rencana penutupan akses jalan oleh Pihak PJKA. 

Ketua Perwakilan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Cigombong, Jumhana yang akrab disapa Jeler, meminta agar pihak PJKA memikirkan kembali atas keputusannya. Mengingat akses jalan tersebut menjadi salah satu jalan alternatif menuju desa yang lain dan jika jalan tersebut ditutup maka akses jalan ke desa sebelah sangat jauh sekali.

Selain itu akses jalan tersebut juga menjadi salah satu akses penting untuk perputaran roda perekonomian masyarakat, dan menjadi akses jalan terdekat bagi anak-anak sekolah yang terbiasa melintasi jalan tersebut.

“Kami atas nama warga, meminta kepada pihak PJKA untuk tidak menutup akses jalan yang menghubungkan tiga Desa,yakni Desa Ciadeg, Desa Ciburayut dan Pasirjaya. Harapan kami pihak PJKA harus memikirkan lagi, karena hal ini menyangkut kepentingan masyarakat pengguna jalan.” ungkapnya 

Berdasarkan klarifikasi awak media Zonapostindonesia.com kepada Eva, selaku humas PT KAI melalui pesan singkat Whatsapp, ia menyampaikan bahwa pemberitahuan tersebut sesuai dengan Undang-undang 23 Tahun 2007 pasal 94 tentang perkeretaapian.

“Sesuai Undang-undang 23 Tahun 2007, Perlintasan liar harus ditutup, tetapi jika kondisi di lapangan ada kendala atau kebutuhan masyarakat terkait fasilitas jalan untuk beraktifitas, ini perlu dimusyawarahkan dan dicarikan solusikan kepada pemda terkait.” jelasnya

Ia menambahkan, "Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah." tutup pesannya melalui Whatsapp

PEWARTA: WANDI

0 Comments: