Headlines
Loading...
Pengelola Gedung Kemang Selatan Raya Dipolisikan Empat Advokat Law Firm DR. Togar

Pengelola Gedung Kemang Selatan Raya Dipolisikan Empat Advokat Law Firm DR. Togar

ROTE NDAO, Zonapostindonesia.com - Belum lama ini, empat Advokat  Jakarta yakni Darius Situmorang, SH,MH dan Gonggom Sihite, SH,MH, dan Desmon Helko, SH serta Eriska Sibagariang, SH dari Law Firm DR. Togar Situmorang, Jakarta telah melaporkan seseorang dari Pengelola Gedung Perkantoran di jalan kemang selatan raya nomor 99, Jakarta Selatan. 

Menurut, Advokat Dr. Togar Situmorang  dasar laporan polisi tersebut berdasarkan Hak dan Kewajiban pada saat menyewa ruangan dalam gedung perkantoran tersebut.
Dijelaskan dalam kontrak, dimintakan uang deposit sebagai jaminan dan akan dikembalikan uang deposit, begitu kontrak atas sewa ruangan tersebut bila tidak diperpanjang akan dikembalikan utuh kepada pengontrak atau penyewa dalam hal pemilik Law Firm DR. Togar Situmorang.

Namun Justru berbuah masalah, bagaiamana tidak, permasalah dana deposit tersebut telah dilakukan upaya beberapa kali baik dengan cara mengundang atau minta klarifikasi dan terakhir memberikan somasi atau peringatan hukum.

Hal itu tidak digubris bahkan membalas surat somasi dengan hal tagihan baru yang tidak ada hubungan dengan permintaan pengembalian uang deposit kepada yang berhak. Sehingga membuat laporan Polisi dan telah difasilitasi pihak Polres Jakarta Selatan dengan nomor registrasi : Lp/B/1216 /V/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya tertanggal 27 Mei 2022.

Menurut Togar dalam siaran persnya, senin (30/05/2022) menyebutkan, Laporan Polisi terhadap seseorang  pengelola tersebut dari Gedung Perkantoran Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Kemang agar ada kepastian hukum dan diuji dalam ranah hukum, agar ada kejelasan terkait dana jaminan tersebut.

Semua berawal dengan perjanjian sewa menyewa ruangan kantor dan itu sesuai Pasal 1548 KUHPerdata, dimana dijelaskan sebagai suatu perjanjian antara para pihak saling mengikatkan diri selama waktu tertentu dan dengan pembayaran oleh pihak Penyewa (Togar Situmorang) dan Perjanjian itu sah.

“Apabila dilakukan sesuai aturan Pasal 1320 dan semua perjanjian yang dibuat secara sah merupakan Undang Undang bagi mereka yang membuatnya dan ada item bahwa Dana Deposit wajib dikembalikan setelah Penyewa tidak melanjutkan sewa ruangan selanjutnya,” terangnya.

Togar berharap agar laporan kepada Polisi berjalan sesuai proses hukum dan dalam perjanjian tersebut dijelaskan bahwa dana atau uang deposit tersebut bila sewa ruangan berakhir bisa dikembalikan kepada Penyewa (Dr. Togar Situmorang) uang deposit secara seketika tanpa alasan apapun.

Dr. Togar Situmorang unsur dari seorang Pengelola Gedung Perkantoran di Kemang tersebut masuk katagori Penggelapan Dana DEPOSIT sesuai dalam Pasal 372 KUHP berbunyi “Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya  bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lambat empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah dan yang unik bila betul menjadi tersangka bahkan Terdakwa walau ada pengembalian Dana hasil Penggelapan karena sudah sempurna perbuatan pidananya tidak akan menghapus pidananya hanya akan menjadi pertimbangan Hakim untuk meringankan hukuman.

Ia mengutip, Geen Straf Zonder Schuld 'Tiada Hukum Tanpa Kesalahan' dan untuk Laporan tentang pengggelapan semoga bisa berjalan baik dan profesional agar terungkap kenapa bisa seseorang dipercaya telah menyalahgunakan kepercayaan Aset (Embezzlement) ungkapnya.

“Permasalahan hukum ini terkait penggelapan dana merupakan suatu tindakan tidak jujur dengan menyembunyikan barang/harta orang lain oleh satu orang atau lebih tanpa sepengetahuan pemilik dana deposit dengan tujuan untuk mengalih milik (pencurian), menguasai atau digunakan untuk tujuan lain,” tutup Dr. Togar

PEWARTA: DANCE HENUKH 

0 Comments: