Headlines
Loading...
Patung Belerang Di RTH Desa Jelun Kecamatan Licin Banyuwangi Jawa Timur Dibongkar

Patung Belerang Di RTH Desa Jelun Kecamatan Licin Banyuwangi Jawa Timur Dibongkar

BANYUWANGI, Zonapostindonesia.com - Keberadaan patung belerang sebagai icon RTH desa Jelun sejak pasca Pilkades menghilang dari tempatnya. Bukan hilang diambil orang tapi dibongkar oleh pemerintah desa Jelun yang baru dan hanya tersisa bekas bongkaran patung tersebut.

Tidak ada motif politis dan tidak ada unsur kesengajaan dalam pembongkaran patung, tapi murni demi keselamatan warga. Pembongkaran patung belerang itu pun melalui kesepakatan bersama perangkat desa saat melaksanakan kegiatan kerja bakti rutin desa. Minggu, (17/04/2022).

Hal itu disampaikan kepala desa Jelun Nasruddin pada media Zonapostindonesia.com saat ditanya berkenaan dengan hilangnya patung belerang itu dari tempatnya di RTH desa Jelun. Kondisi patung itu rapuh di bagian bawah dan dan posisi patung sudah miring. Pada kaki patung belerang itu besinya sudah rapuh dan sering dipanjati anak kecil.

"Kita khawatir tahu-tahu roboh ke jalan utara, itu amat berbahaya." ujar Nasruddin.

Nasruddin juga menjelaskan saat kita kerja bakti kemudian melihat patung belerang itu sudah miring dan rapuh dikhawatirkan roboh, maka kami sepakat lebih baik dibongkar saja demi keamanan warga. Kita tidak ingin seperti patung Gandrung yang roboh tanpa sepengetahuan kita. Itu kita ketahui saat kita melakukan kerja bakti dan kita melihat patung gandrung itu sudah roboh ke jalan selatan, lalu kita pun membersihkannya.

"Jadi pembongkaran itu sudah melalui kesepakatan bersama, demi keamanan warga."jelasnya.

Sementara mantan kepala desa Jelun Hadi Mulyanto pada media Zonapostindonesia.com di rumahnya mengatakan seharusnya patung belerang itu jangan dibongkar tapi diperbaiki karena patung itu iconnya RTH desa Jelun dan diresmikankan oleh Disbudpar Banyuwangi.

Kalau hal itu saya laporkan apa tidak jadi masalah, namun kami diam saja karena itu bukan lagi menjadi urusan kami. Sebagai pengagas keberadaan patung belerang di RTH desa Jelun tentu saya kecewa dengan dibongkarnya patung belerang itu. Saya tidak mengerti dengan cara kerja kepala desa sekarang. Seharusnya itu dijaga, dirawat dan dipelihara agar tetap lestari, kalau perlu keberadaan RTH itu dipercantik lagi agar semakin indah dan asri.

"Patung itu seharusnya tetap dijaga, dipelihara agar lestari." tuturnya.

Patung belerang itu seharusnya diperbaiki bagaimana tetap ada RTH di desa Jelun bukan terus dibongkar. Satu sisi mengurangi keindahan RTH Jelun, juga orang orang itu tidak peka pada pelestarian aset desa, padahal saat diresmikan oleh Disbudpar keberadaan RTH Jelun agar tetap dijaga kebersihan dan dilestarikan supaya indah dan asri.

"Sebagai kepala desa seharusnya bisa mengembangkan keberadaan RTH Jelun dan mampu merangkul semua pihak untuk ikut memiliki keberadaan RTH desa Jelun, bukan dibongkar patungnya." pungkasnya.

PEWARTA: ROFI'I.

0 Comments: