Headlines
Loading...
Warga  Desa Curah Tatal Menolak  Pemasangan Paving Diduga Ada Unsur Politik

Warga Desa Curah Tatal Menolak Pemasangan Paving Diduga Ada Unsur Politik

SITUBONDO, Zonapostindonesia.com - Proyek pemasangan paving di Dusun Cangkring, Desa Curah Tatal Kecamatan Arjasa Kabupaten  Situbondo, dipersoalkan warga karena diduga ada unsur politik menjelang Pilkades tahun 2022.

Penolakan tersebut berdasarkan dengan tidak adanya transparansi anggaran dana, bahkan tidak ada Papan Kegiatan Proyek dan tidak pernah ada musyawarah dengan warga Dusun tersebut padahal jalan sebagian milik warga bukan jalan umum. Sabtu, (26/03/2022)

Transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan Pemerintah dalam menjalankan program kerjanya. Dimulai sejak awal pengerjaan sampai akhir sebuah proyek yang dilaksanakan Pemerintah mulai dari perencanaan, sampai pelaksanaan proyek,peraturan dimaksud yakni Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang / jasa Pemerintah.

Tokoh masyarakat berinisial R. Asal Dusun Cangkring Mengungkapkan bahwa pekerjaan paving yang berada di lahan milik warga yang diduga belum dihibahkan kepada pemerintah.

“Sampai saat ini, tidak ada keterangan resmi terkait status tanah yang digunakan untuk pemasangan paving. Sehingga timbul kekhawatiran dikemudian hari jika pemilik atau atau ahli waris merasa keberatan lahannya digunakan untuk dijadikan fasilitas umum yang nantinya bisa jadi permasalahan hukum, seharusnya dari awal harus jelas soal lahan, apakah dihibahkan atau bagaimana.” terangnya dengan nada kesal

“Seharusnya Pemerintah Desa khususnya Kepala Desa mengutamakan musyawarah dari pada hasrat politik karena jika hal ini dibiarkan tanpa musyawarah yang baik, maka dampaknya masyarakat yang akan dirugikan.” tambahnya

Harapan kepada masyarakat Dusun Cangkring untuk menahan diri jangan sampai berbuat anarkis atas tindakan Pemerintah Desa yang sewenang wenang

“Insya Allah dalam beberapa hari kami akan mengadukan persoalan ini ke tingkat Kecamatan dengan harapan mendapatkan solusi yang terbaik.” "tutupnya (SP)

0 Comments: