Headlines
Loading...
Wabup Malang : Kabupaten Malang Tergolong Sebagai Kabupaten Santri

Wabup Malang : Kabupaten Malang Tergolong Sebagai Kabupaten Santri

KARANGPLOSO MALANG, Zonapostindonesia.com -Kabupaten Malang tergolong sebagai Kabupaten Santri atau Kota Santri karena mempunyai hampir 780 pondok pesantren besar belum termasuk TPQ yang jumlahnya hampir ribuan yang tersebar di hingga pelosok wilayah kabupaten Malang.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH.MH usai menghadiri kegiatan Haflah Akhir Sanah, Haul dan Peletakkan Batu Pertama Masjid dan Gedung Pesantren PPAI Darun Najah 2, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (20/3/2022).

Beliau bersama Kapolres Malang juga berkesempatan secara simbolis meletakkan batu pertama Masjid PPAI Darun Najah II yang diasuh KH. Mukhtar tersebut. Dalam acara ini, juga turut mengundang KH. Marzuqi Mustamar, M.Ag (Ketua Tanfidziyyah PWNU Jawa Timur), Habib Abdullah bin Abdur Rohman Al Muhdhor (Tarem Hadramaut), dan AKBP. Ferli Hidayat, SH. SIK. MH (Kapolres Malang).

''Harapan khususnya kepada keberadaan pondok pesantren dan pendidikan agama yakni harus ada sinergitas yang dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Pondok pesantren tidak boleh dipandang sebelah mata karena di dalamnya ada pendidikan-pendidikan yang sebenarnya cukup memberikan arti dan sumbangsih luar biasa terhadap pembangunan di Pemerintahan Kabupaten Malang secara khusus di bidang spiritual atau agama.

Kementerian Agama juga terus berinovasi dalam memberikan support yang cukup tinggi kepada pendidikan Pesantren. Pak Bupati kita, Bapak Sanusi merupakan lulusan pondok pesantren maka sebenarnya lulusan Diniyah tidak boleh dipandang sebelah mata. Berikan ruang dan sumbangsi luar biasa dalam pengembangan dunia pendidikan secara formal maupun informal di Kabupaten Malang," jelas Wakil Bupati Malang di depan awak media.

Sementara itu, dalam sambutannya di depan jajaran pengasuh, ulama, para undangan, wali santri pondok, Wakil Bupati Malang menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Masjid PPAI Darun Najah II ini. Semoga segala jerih payah dan upaya yang dicurahkan untuk pembangunan masjid ini dapat menjadi amal jariyah bagi para donatur. Beliau berharap, pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar sehingga dapat segera dipergunakan demi kemaslahatan umat.

''Masjid merupakan salah satu simbol kebesaran Agama Islam yang dibangun atas dasar takwa dan harus selalu dimakmurkan oleh orang-orang mukmin. Masjid juga merupakan tempat yang dimuliakan Allah SWT dan dikhususkan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Tercatat banyak sekali ayat di Al-Qur’an dan hadits yang menyebutkan kemuliaannya.

Diantaranya adalah pada surat At-Taubah ayat 18 yang artinya “hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun, Red) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk". Oleh karena begitu besarnya kemuliaan masjid, maka besar pula keutamaannya bagi orang yang membangunnya," jelasnya.

Tak hanya itu, Wakil Bupati Malang juga menambahkan, seperti yang disebutkan dalam hadits riwayat Imam al-Tirmidzi yang berbunyi : “Barangsiapa membangun masjid karena Allah, kecil atau besar, maka Allah membangun baginya rumah di surga.”

Meski demikian, pahala besar membangun masjid tidak hanya untuk satu orang pembangun yang menyokong pendanaan secara total, akan tetapi juga mencakup pembangunan masjid secara kolektif. Itu artinya, siapa pun yang berkontribusi atas pembangunan masjid, ia akan mendapat keutamaan dibangunkan rumah di surga. Meski memiliki keutamaan dan pahala yang besar, hendaknya membangun masjid didasari atas niat yang baik, semata-mata mencari ridha Allah, membesarkan syiar agama Islam, serta menghidupi kegiatan keagamaan.

PEWARTA: DW SURYA

0 Comments: