Headlines
Loading...
Komisi II DPRD Situbondo,  Gelar Rapat Kerja dengan Direktur Perusda Pasir Putih dan Perusda PT. Perkebunan Banongan

Komisi II DPRD Situbondo, Gelar Rapat Kerja dengan Direktur Perusda Pasir Putih dan Perusda PT. Perkebunan Banongan

SITUBONDO, Zonapostindonesia.com - Untuk memastikan berapa jumlah biaya operasional dan upah Karyawan yang harus disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo terkait Pembubaran dua Perusda, Komisi II DPRD menggelar Rapat Kerja dengan Direktur Perusda Pasir Putih dan Perusda PT. Perkebunan Banongan. Rabu (16/3/2022).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo, H. Abdul Azis menyampaikan bahwa hasil Hearing antara Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo dengan 2 Direktur  Perusda terkait dengan adanya pembubaran, Komisi II DPRD meminta dua Direktur  untuk memberikan penjelasan dan meminta secara riil jumlah aset yang dimiliki, tentang laporan keuangan dan jumlah tenaga kerja yang ada di dua Perusda tersebut, Ungkap Abdul Azis.

Hasilnya nanti akan didalami dalam pembahasan bersama antara Komisi II DPRD Situbondo dengan Tim Ahli, Bagian Ekonomi, dan Bagian Pembangunan Setdakab Situbondo. Harapannya Karyawan melalui Direkturnya adalah bagaimana para karyawan PerusdaBanongan maupun Perusda Pasir Putih, upah karyawan dari 2 Perusda tersebut tetap disesuaikan dengan upah yang diberikan oleh dua Perusda atau sesuai dengan UMK yang sudah ditentukan oleh Pemerintah, "Ungkapnya".

Sementara, pihak Pemerintah Daerah sendiri melalui Dinas Pariwisata aturannya  memakai Pedum, tentu ini harus ada sinkronisasi sejauh mana kemampuan keuangan Daerah untuk memenuhi permintaan ke dua Perusda tersebut, artinya aspirasi dari kedua Perusda tersebut agar bagaimana Karyawannya nanti setelah Perusda dibubarkan upah dan jaminan kesejahteraannya tidak berbeda dengan yang diberikan oleh Perusda sebelumnya, "Tutur Abdul Azis".

Sedangkan untuk persediaan anggaran Pemerintah Daerah  sendiri dalam kepentingan ini, anggaran yang sudah disediakan untuk Perusda Pasir Putih dianggarkan sebesar Tiga Miliar Rupiah, sedangkan Perusda Banongan sebesar Rp. 1,9 miliar, jadi total anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo dari dua Perusda tersebut sebesar 4,9 Milliar Rupiah, dan total anggaran ini kegunaannya untuk biaya operasional dan upah karyawan, "Tuturnya".

Lebih lanjut, Abdul Azis mengatakan Kalau kita melihat dari aturan pasalnya, tentang Pembubaran dua Perusda ini, karyawannya harus di PHK, tetapi harapan dari kedua Direktur Perusda agar bagaimana semua karyawannya tidak di PHK dan bisa bekerja kembali seperti semula sehingga pembubaran kedua Perusda ini tidak ada yang dikorbankan, jadi Komisi II DPRD sebagai aspirator dari 2 Direktur Perusda agar bagaimana semua karyawan yang bekerja di dua Perusda tidak di PHK, namun bisa langsung dipekerjakan kembali, kecuali Direktur dan Pengawasnya, "Jelas Abdul Azis".

Sementara itu, Direktur Perusda Pasir Putih, Yasin Ma'sum usai mengikuti Rapat Kerja mengatakan bahwa Kedatangannya bersama Direktur Perusda Banongan itu mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi II DPRD Situbondo terkait masalah pembubaran 2 Perusda, yakni Perusda Banongan dan Perusda Pasir Putih, dan isi pembahasannya dalam Raker tersebut yaitu Komisi II DPRD Situbondo, ingin mengetahui dari penjelasan dua Direktur tentang kondisi perusahaan sampai saat ini, berapa aset yang dimiliki, berapa jumlah karyawannya, kalau punya hutang berapa jumlah hutangnya, dan lain lain, semuanya itu sudah kami jelaskan, sesuai dengan laporan keuangan yang sudah di audit, "Ungkap Yasin Ma'sum".

Selanjutnya, Komisi II DPRD juga mempersilahkan kepada Kedua Direktur untuk menyampaikan aspirasi karyawan, sudah saya sampaikan bagaimana semua Karyawan di Perusda itu semuanya masih tetap dipekerjakan  tidak ada PHK, dan upahnya diberlakukan sama dengan upah yang diberikan oleh Perusda saat dia bekerja, "Ungkapnya".

Menurutnya, Upah karyawan di Perusda Pasir Putih yang mempunyai istri dan 2 anak untuk saat ini paling rendah itu sebesar Rp. 1.948.000,- artinya karyawan Perusda Pasir Putih sudah UMK semuanya, dengan begitu harapannya Pemkab Situbondo juga bisa memberikan upah Karyawan, termasuk apresiasi kerja dan tunjangannya diberlakukan sama dengan yang diberikan Perusda, syukur syukur bisa lebih, itu lebih baik, "Pungkas Yasin Ma'sum".

PEWARTA: SIGIT PRAMONO

0 Comments: