Headlines
Loading...
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Adakan Kegiatan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Tahun 2022

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Adakan Kegiatan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Tahun 2022

SURABAYA, Zonapostindonesia.com - Kementerian Agama RI bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) yang dilaksanakan mulai tanggal 14-16 Maret 2022 di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama Jawa Timur. Selasa, (15/03/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimais Kemenag RI, Dr. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Husnul Marom, M.HI.



Ketua panitia Mufi Imron Rosyadi menyampaikan ada 126 orang Peserta Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) yang hadir baik dari instansi penyiar radio, televisi dan media online. Peserta pelatihan akan diberi pemahaman dan keterampilan (knowledge and skills) tentang public speaking, lebih mendalami tentang sosial media dan branding, dan membuat konten untuk sosial media.



“Maksud dan tujuan menciptakan penyiaran agama Islam dari generasi muda milenial untuk bisa mengembangkan dan meningkatkan moderasi keagamaan. Tujuannya membina dan meningkatkan generasi muda milenial dalam penyiaran agama Islam dan memberikan kesempatan untuk berkreativitas dalam menyiarkan agama Islam berbasis produksi. Peserta adalah dari unsur penyiar agama Islam dari kabupaten/ kota se-Jawa Timur dan berjumlah sebanyak 126 orang Peserta.” Jelasnya



Drs. H. Husnul Marom, M.HI. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya berharap agar para penyiar lebih kreatif dan memberikan informasi yang baik dalam menyampaikan nilai-nilai ajaran agama Islam sehingga lebih diterima oleh masyarakat.

"Hal penting bagi saudara sebagai penyiar agama Islam adalah pembawa misi Islam yang setiap harinya menulis dan memberikan informasi, tolong sampaikanlah informasi moderasi beragama.” tandasnya

Sementara Dr. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I, selaku Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimais Kemenag RI menyampaikan bahwa apa yang disampaikan harus bernilai ibadah di hadapan Allah Swt.

“Al-Quran mengingatkan kepada kita, untuk mengajak kepada jalan Tuhan dengan hikmah dan pengajaran yang baik. Kita harus menyampaikan kebenaran dengan bentuk kata yang baik, sehingga apa yang kita sampaikan semuanya bernilai ibadah di hadapan Allah Swt. Jangan sekali-kali kita menafikan bahwa pesan kita tidak ada kontek nilai ibadahnya, sehingga apa yang kita sampaikan tidak ada nilainya dan tidak mendapatkan apa-apa.” Tegasnya

 PEWARTA: ALI WAFI

0 Comments: