Headlines
Loading...
Buah Naga Petani Banyuwangi Jawa Timur, Tembus Pasar Ekspor Asia dan Eropa. DSA Pelopornya

Buah Naga Petani Banyuwangi Jawa Timur, Tembus Pasar Ekspor Asia dan Eropa. DSA Pelopornya

BANYUWANGI, Zonapostindonesia.com - Buah naga petani Banyuwangi Jawa timur menembus pasar ekspor Asia dan eropa. Buah naga yang di ekspor adalah buah naga organik yang telah bersertifikasi organik dan buah naga konvensional.

Hal tersebut ditandai dengan pelepasan perdana ekspor buah naga asal Banyuwangi yang dilakukan oleh bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani dari desa Jambesari kecamatan Sempu Banyuwangi Jawa Timur.

Ekspor buah naga tersebut atas upaya yayasan Dharma Bakti Astra yang tekun membina dan mendampingi petani buah naga Banyuwangi sampai hasilnya bisa menembus pasar Asia dan Eropa dengan kualitas buah naga bersertifikasi organik konvensional. Jumat, (25/03/2022).

Program ekspor buah naga itu merupakan bagian dari rangkaian  gerakan Banyuwangi rebound dalam ikhtiar Pemkab Banyuwangi memulihkan ekonomi Banyuwangi di tengah pandemi covid 19.

“Ekspor buah naga ini adalah selaras dengan gerakan Banyuwangi rebound yang kita usung bersama, gerakan antar sektor untuk pemulihan ekonomi.” ucap Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani.

Ipuk Festiandani berharap para petani buah naga di Banyuwangi agar terus berinovasi dan juga harus bisa menyesuaikan dengan standard kualitas yang dibutuhkan pasar ekspor.gunakan bahan bahan organik dalam upaya meningkatkan kualitas buah naga Banyuwangi.

“Hasil panen buah naga kita sudah menembus pasar ekspor tapi jangan sampai hanya fokus pada kuantitas saja,kualitas juga harus tetap jadi perhatian agar bisa memperoleh nilai jual tinggi.” jelasnya.

Pada kesempatan itu Bupati Banyuwangi tak lupa mengucapkan terima kasih pada Yayasan Dharma Bakti Astra atas kerja sama meningkatkan kesejahteraan petani lewat program pembinaan pada para petani sampai hasil panen mereka masuk pasar ekspor Asia dan Eropa.

“Kami juga mengundang pada para pihak yang lain untuk ambil peran dalam ikut bergotong royong, berikhtiar bersama sama  memulihkan ekonomi banyuwangi di masa pandemi covid 19 ini.” imbuhnya.

Menurut Triyanto Lewat kegiatan Desa Sejahtera Astra (DSA) petani diberi pendampingan dari mulai tanam, pemupukan perawatan dan sampai fase panen hingga membuka peluang ekspor hasil panen mereka dengan standart kualitas pasar manca negara.

Desa Sejahtera Astra (DSA) juga memberi bantuan tekhnologi pertanian ramah lingkungan agar nantinya para petani bisa berubah pada pola tanam yang lebih baik dan juga menyerahkan bantuan tunai Rp. 200 juta pada masing-masing petani.

Pendampingan pada petani akan terus dilakukan sampai tahun ketiga atau ke lima sampai petani bisa mandiri.dalam gerakan program ekspor buah naga itu, kami berkolaborasi dengan PT Nusa Tropical atau Nusa Fresh.

“Kami akan terus mendampingi petani sampai kami bisa pastikan program Desa Sejahtera Astra  (DSA) bisa berjalan secara mandiri.” tegas Triyanto Head Of Social Engagement Astra Internasional.

Rofi'i, (Humas Pemkab Banyuwangi)

0 Comments: