Headlines
Loading...
Wakil Bupati Malang Hadiri Peluncuran Unit Layanan Disabilitas Sekaligus Terima Penghargaan “Inclusive Awards”

Wakil Bupati Malang Hadiri Peluncuran Unit Layanan Disabilitas Sekaligus Terima Penghargaan “Inclusive Awards”

LAWANG MALANG, Zonapostindonesia.com -Wakil Bupati Malang Drs.H.Didik Gatot Subroto menghadiri Peluncuran Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kabupaten Malang rintisan dari Kecamatan Lawang serta Penerapan dan Pelatihan “Mouse Difabel” untuk Disabilitas Daksa berbasis Human Welfare pada Kamis (23/12/2021) pagi di Pendopo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Tampak hadir pada acara Camat dan Muspika Lawang, Ketua Pembina dan Keluarga Besar Lingkar Sosial (Linksos) dan Pejabat di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Malang.

Melalui momentum Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3/12 kemarin kata Wakil Bupati, menjadi titik balik bagi dunia untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan perlindungan dan penegakan hak penyandang disabilitas pada berbagai sektor. Semua komponen dan level sektor masyarakat untuk turut menjadi bagian dalam upaya perlindungan maupun pemenuhan hak disabilitas.

Oleh karena itu, tak lupa Wakil Bupati Malang mengajak kepada seluruh stakeholder agar tidak memandang disabilitas sebagai subjek pembangunan namun harus secara objek sebagai bentuk kesetaraan.“Dibutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan baik pemerintah maupun swasta, pemerintah pusat maupun daerah. Semua memiliki peran penting”, ungkap Wakil Bupati dalam sambutannya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Malang juga menerima penghargaan dari Lingkar Sosial (Linksos) Kabupaten Malang “Inclusive Awards”. Dimana Inclusive Awards ini merupakan penghargaan tahunan yang diberikan Lingkar Sosial Indonesia kepada orang yang memiliki integritas dalam upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Wakil Bupati Malang Drs.H.Didik Gatot Subroto juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas dilaksanakannya kegiatan ini. Khususnya kepada Tim Peneliti Program Studi Teknik Informatika Universitas Ma Chung yang telah berhasil menciptakan prototype alat bantu disabilitas yaitu “Purwarupa Mouse Difabel” dan Purwarupa Sarung Tangan Penerjemah Bahasa Isyarat” untuk penyandang disabilitas daksa berbasis human welfare.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Malang juga memiliki program Rehabilitasi Penyandang Disabilitas yang merupakan suatu proses untuk meningkatkan fungsi sosial penyandang disabilitas secara optimal dan membantu proses integrasi sosial penyandang disabilitas di masyarakat.

“Ini sangat luar biasa, ini akan menjadi wujud kepedulian wujud tridharma perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Ma Chung terhadap teman teman disabilitas dengan harapan peralatan yang diberikan ini setidaknya memberikan ruang dan dukungan bagi disabilitas secara khusus tuna daksa” ucap Wakil Bupati Malang kepada rekan awak media.          

Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Malang telah memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk turut serta dalam berbagai program pembangunan daerah. Pelibatan tersebut dilakukan melalui program penempatan tenaga kerja pada berbagai macam posisi jabatan di instansi Pemerintah Kabupaten Malang, Lembaga pemerintahan swasta maupun Pemerintah Kabupaten Malang pun juga sudah memberikan ruang bagi para disabilitas artinya ini menjadi sesuatu yang kedepannya akan menambah dan mendukung profesionalisme dari teman disabilitas untuk berkarya dan berusaha dalam rangka menjadikan mereka insan yang mandiri.

Wakil Bupati Malang mengharapkan dengan dibangunnya Unit Layanan Disabilitas “Mouse Difabel” untuk Disabilitas Daksa berbasis Human Welfare ini mampu memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap angkatan kerja penyandang disabilitas.

“Melalui forum sarasehan ini saya mengajak kepada Saudara-Saudara sekalian untuk bersama-sama memikirkan solusi terbaik terhadap berbagai permasalahan terkait Rintisan Unit Layanan Disabilitas di Kabupaten Malang. Mengingat, untuk menciptakan lingkungan inklusif yang ramah terhadap penyandang disabilitas akan lebih mudah terwujud jika kita mampu membangun suatu sinergi yang harmoni. Untuk itu, saya yakin dengan memperhatikan komitmen dan kapasitas peserta yang hadir, forum ini akan menghasilkan sesuatu yang sangat berharga bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Malang ke depan,” pungkas Wakil Bupati di akhir sambutannya.

PEWARTA: DW SURYA


0 Comments: