Headlines
Loading...
Launching Desa Bersinar dan Pemilihan Duta Anti Narkoba

Launching Desa Bersinar dan Pemilihan Duta Anti Narkoba

KEPANJEN MALANG, Zonapostindonesia.com - Narkoba harus diperangi bersama, utamanya di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M. M., ketika menghadiri Launching Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) dan Grand Final Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2021 yang diselenggarakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin (20/12/2021) malam.

Acara ini diprakarsai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang dalam rangka upaya kampanye pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Tampak hadir pada acara tersebut di antaranya Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M. M., Perwakilan Forkopimda, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Kepala BNN Kabupaten Malang, serta Kepala PD terkait.

Mengawali sambutannya, Drs. H. M. Sanusi, M. M., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sekaligus menyambut baik pelaksanaan Launching Desa Bersinar dan Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba, yang merupakan salah satu upaya dalam rangka memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Malang. Bupati Malang berharap ke depannya semua desa di Kabupaten Malang dapat menjadi Desa Bersinar, desa yang bersih dari narkoba.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa narkoba sungguh sangat merusak, baik bagi perseorangan maupun bagi masyarakat khususnya generasi muda. Hal ini tentunya akan lebih merugikan, jika disertai dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dapat mengakibatkan bahaya yang lebih besar bagi kehidupan dan nilai-nilai budaya bangsa.

"Oleh sebab itu, ke depannya ini harus diupayakan bersama. Orang yang sudah mengonsumsi narkoba, mental dan pikirannya akan rusak. Umumnya akan terjadi kecanduan, di mana para pecandu narkoba akan merasa kurang percaya diri di setiap kegiatan apabila mereka belum menggunakan narkoba. Ini bahaya sekali," jelasnya.

Bupati Malang menilai bahwa para pengguna narkoba kehidupannya akan tersiksa. Awalnya mereka akan merasa senang, namun lama-kelamaan dalam perjalanan hidupnya akan tersiksa, terjerat, dan sulit untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal tersebut dikarenakan bagi pecandu narkoba, mereka merasa memiliki dunia sendiri yang lebih menyenangkan dan menganggap dunia luar tidak ada artinya.

"Maka perlu kita perangi bersama, utamanya di kalangan anak muda. Jangan sampai anak muda terjebak narkoba yang dapat menjerumuskan kehidupan mereka," pesan Bupati Malang menutup sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Kabupaten Malang, Candra Hermawan, S. H., M. Tr., Hanla., M. M., melaporkan bahwa Pemilihan Duta Anti Narkoba merupakan ajang dua tahunan dengan tujuan untuk mencari ikon pemuda yang sehat, cakap, enerjik, dan bersih narkoba. Ia berpendapat bahwa anak muda perlu diberikan wadah untuk menggali potensi diri dengan kegiatan yang positif.

Dengan menjadi duta anti narkoba, mereka akan menjadi penggiat anti narkoba dan bersama BNN akan mengkampanyekan semangat anti narkoba di wilayah Kabupaten Malang. Sementara itu, 3 desa ditetapkan sebagai Desa Bersinar yaitu Desa Bangelan Kecamatan Wonosari, Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen, dan Desa Mulyoagung Kecamatan Dau. Program ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang yang mendukung upaya mengentaskan masalah narkoba dari mulai tingkat desa.

PEWARTA: DW SURYA

0 Comments: