Headlines
Loading...
Harga Minyak Goreng Mulai Fluktuatif, ‘Bukan Permainan Pasar’

Harga Minyak Goreng Mulai Fluktuatif, ‘Bukan Permainan Pasar’

SURABAYA, Zonapostindonesia.com - Pemerintah Pemprov melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mulai memantau fluktuasi harga sembako di pasar pasar di wilayah Jawa Timur. Rabu, (01/12/2021)

Ada beberapa jenis komoditas yang menjadi bahan perhatian,salah satunya minyak goreng (migor) yang untuk saat ini harganya merambat naik.

Dari pengamatan di lapangan, untuk harga migor di pasar saat ini menyentuh kisaran Rp. 14 ribu hingga Rp. 19 ribu per liter, padahal untuk normalnya, harga eceran tertinggi (HET) komoditas ini Rp. 11 ribu per liter.

Kepala Disperindag Jawa Timur Drajat Irawan mengatakan, “harga tertinggi terjadi di wilayah Ponorogo, harga migor kemasan mencapai Rp. 19,750 per liter sedangkan harga terendah menyentuh kabupaten Kediri yakni Rp. 15.333 per liter,” terangnya

Untuk itu Disperindag Jawa Timur sudah mengadakan komunikasi dengan Satgas Pangan Jatim supaya dapat memastikan penyebab kenaikan harga minyak goreng (migor). Untuk hasil sementara diketahui ada pergerakan harga CPO CIF Rotterdam.

“Barang berikut merupakan bahan baku pokok pembuatan minyak goreng.” ungkap Drajat.

Masih Drajat “Ia menegaskan sejauh ini stok dan distribusi minyak goreng di provinsi Jawa Timur normal terpantau, kenaikan terjadi karena harga bahan bakunya bukan karena adanya permainan pasar.” tegas Drajat.

Ditambahkan, “salah satu upaya yang sudah digulirkan Pemprov Jatim adalah menjual minyak murah, Pemprov bekerjasama bersama Bulog, namun itu sifatnya hanya Pasar murah saja jadi keberadaannya hanya di beberapa titik.” pungkasnya

PEWARTA: OKIK
#Surabaya #Harga #Minyak #Goreng #Naik #Bulog

0 Comments: