Headlines
Loading...
Gandeng PT PLN (Persero) TBK UP3 Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi Meluncurkan Program Inovasi Green Tourism

Gandeng PT PLN (Persero) TBK UP3 Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi Meluncurkan Program Inovasi Green Tourism

BANYUWANGI, Zonapostindonesia.com -  Merespon keseriusan pemerintah pusat dalam upaya mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Green Economy secara luas, Pemkab Banyuwangi bergerak cepat dengan melakukan penandatanganan MOU dengan PT PLN (Persero) TBK UP3 Banyuwangi.

Untuk mencanangkan program inovasi green tourism di banyuwangi, penandatanganan itu dilakukan pada tanggal 18 Desember 2021 di Pendopo Pemkab Banyuwangi Jawa timur. Minggu, (26/12/2021).

Menurut bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Banyuwangi sejak awal menempatkan diri sebagai destinasi wisata berbasis alam (eco tourism), selain potensi alam Banyuwangi melimpah juga Banyuwangi diapit oleh 3 taman Nasional dan memiliki garis pantai terpanjang di Jawa timur.

Oleh karena itu Pemkab Banyuwangi akan mengembangkan konsep pariwisata ramah lingkungan, misalnya dengan mengoperasikan kendaraan listrik di semua destinasi wisata untuk  transportasi wisata mengembangkan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui solar rooftop hingga pembentukan electrifying lifestyle di kalangan masyarakat Banyuwangi khususnya di kawasan wisata.  Melalui kolaborasi ini Pemkab Banyuwangi ingin mendorong tujuan itu lebih dalam lagi yaitu dengan pemanfaatan seluas mungkin Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam keseluruhan ekosistem pariwisata di Banyuwangi.

"Menurut saya ini sejalan dengan konsep ecotourism yang telah diusung Banyuwangi selama ini.” ucap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kepala PT PLN Persero TBK UP3 Banyuwangi Yudho Rahadianto mengatakan untuk kawasan wisata yang menonjolkan green tourism akan kita suport energi listriknya dengan green energi. ini yang akan kita kerjakan bersama dengan Pemkab Banyuwangi.

Salah satunya dengan menyediakan energi listrik di tempat-tempat wisata melalui SPLU dan SPKLU sebagai dukungan terwujudnya electrifying lifestyle di kalangan masyarakat Banyuwangi khususnya di kawasan wisata. Misalnya dengan mengoperasikan kendaraan listrik sebagai mode transportasi wisata maupun penggunaan  kompor induksi oleh pelaku UMKM di kawasan wisata.

"Kami mendukung penuh kawasan wisata yang menonjolkan green tourism dengan menyediakan listrik dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT).” ujar Yudho Rahadianto.

Yudho menambahkan upaya itu sebagai bagian dari mengurangi polusi udara, karena mobil listrik tidak mengeluarkan emisi karbondioksida, sehingga ramah lingkungan.

Saat ini PLN UP3 Banyuwangi telah membangun 62 SPLU yang tersebar di berbagai wilayah, baik di tempat tempat wisata maupun di tempat publik lainya. Misalnya di Pantai Cacalan, Hutan The Djawatan, Bangsring Under Water, sejumlah RTH, Rest Area Jambu dan lain sebagainya dan membangun satu SPKLU yang berada di kantor PLN Banyuwangi.

“Ke depan akan kita tambah untuk percepatan ekosistem kendaraan listrik di Banyuwangi.” imbuhnya.

Yudho Rahadianto berharap dengan ditandatanganinya MOU ini dapat mewujudkan green tourism dengan harapan bisa berkembang menjadi sustainable tourism. Masalah detail pelaksanaan MOU itu masih akan dibicarakan dengan dinas terkait lainya.

“Semoga secepatnya dapat terealisasi pelaksanaannya.” tutup Yudho Rahadianto

Rofi'i (Humas Pemkab Banyuwangi)

0 Comments: