Headlines
Loading...
Bupati Malang Terima Simbolis DIPA dan TKDD dari Gubernur Jatim di Gedung Grahadi

Bupati Malang Terima Simbolis DIPA dan TKDD dari Gubernur Jatim di Gedung Grahadi

SURABAYA, Zonapostindonesia.com - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M menerima secara simbolis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer Kedaerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2022 dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersamaan dengan 38 Kota/Kabupaten se Jawa Timur di Gedung Grahadi, Kota Surabaya, Kamis (09/12/2021) sore.

Seusai menerima DIPA dan Alokasi TKDD tersebut, Bupati Malang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malang siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat seperti yang diarahkan Presiden Joko Widodo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan peningkatan ekonomi.

''Tentunya kita arahkan untuk percepatan peningkatan ekonomi sekaligus mendukung program Jatim Bangkit. Selain itu kita sesuaikan dengan program yang ada di Kabupaten Malang menuju Malang Makmur. Termasuk seperti yang disampaikan Bu Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat melanjutkan apa yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo. Tentunya akan kita ikuti supaya pendanaan cepat cair dan tidak mengendap di perbankan," kata Bupati Malang Drs.H.M.Sanusi,M.M. usai acara penyerahan DIPA dan TKDD kepada Bagian Prokopim Sekretaris Daerah Kabupaten Malang.

Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya meminta kepada seluruh kepala daerah se Jatim yang menerima DIPA dan Alokasi TKDD TA 2022 untuk menggunakan anggaran tersebut guna mempercepat pemulihan ekonomi daerahnya.

Gubernur juga menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo saat menyerahkan DIPA dan Alokasi TKDD pada bulan November lalu, bahwa para Bupati dan Walikota, kepala satuan kerja dan perangkat daerah kesemuanya dimohon benar-benar mencermati dan mengawal proses percepatan pencairan anggaran sehingga benar-benar memberikan dampak positif pemulihan ekonomi.

''Bismillah, sore ini, kita mulai anggaran tahun 2022 dengan beberapa penajaman-penajaman. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, meliputi seluruh kepala daerah terkait penggunaan DIPA dan TKDD agar benar benar dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Percepatan belanja daerah sudah dimulai sejak DIPA dan Alokasi TKDD diberikan. Anggaran belanja segera digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah dan tidak boleh menumpuk di perbankan. Dana Desa digunakan pemulihan ekonomi dan percepatan penanganan kemiskinan ekstrim. Program BLT Desa lainnya tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur juga mengingatkan, selain beberapa hal itu, seluruhnya masih berjuang menangani Covid 19 serta pemulihan ekonomi dengan menjaga good government, transparansi dan akuntabilitas. Alokasi DIPA dan TKDD TA 2022 merupakan stimulus dari pusat yang merupakan instrumen penting dalam pelaksanaan pembangunan agar tepat waktu, tepat sasaran dan tepat kualitas secara kolaboratif untuk memulihkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, pungkas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

PEWARTA: DW SURYA
#TerimaSimbolis #DIPA #TKDD

0 Comments: