Headlines
Loading...
Bupati Malang Terima Kunjungan Dari Deputi Kemenpan RB

Bupati Malang Terima Kunjungan Dari Deputi Kemenpan RB

KEPANJEN MALANG, Zonapostindonesia.com - Bertempat di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M. M., terima kunjungan dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA., Dalam rangka Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Malang.

Pada kegiatan ini Bupati Malang didampingi oleh beberapa jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang. Bupati Malang menyampaikan Selamat Datang kepada Tim Kemenpan RB, Merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Malang dapat menerima kunjungan pada hari ini.

“Semoga kehadiran Ibu beserta rombongan dapat menjadi motivasi bagi kami agar terus berupaya mengakselerasi dan meningkatkan kinerja serta berupaya semaksimal mungkin dalam menyukseskan agenda pembangunan daerah dan mengoptimalkan pelayanan publik di Kabupaten Malang,” ucap Bupati Malang.

Kabupaten Malang terdiri dari 33 Kecamatan, 378 Desa dan 12 Kelurahan, luas Kabupaten Malang 3.530,65 km2 yang berbatasan dengan Kabupaten Malang berbatasan langsung dengan Kota Malang tepat di tengah-tengah Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Batu di utara, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo di timur, serta Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri di barat.

Sebagian besar wilayahnya merupakan pegunungan yang berhawa sejuk, Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Jawa Timur dengan jumlah penduduk  2.654.448 jiwa.

Dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021, Kabupaten Malang telah mengirimkan 13 proposal inovasi, dimana dari 13 proposal tersebut, 12 proposal dinyatakan lolos seleksi administrasi dan 1 inovasi berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, yaitu inovasi Edu Sampah Cipta Kerja (TPST3R Mulyoagung Bersatu).

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Malang bersama dengan Pemerintah Desa Mulyoagung, tokoh masyarakat, relawan peduli lingkungan dan pemuda karang taruna, bekerjasama mendorong terbentuknya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pengelolaan Sampah TPS3R Mulyoagung Bersatu, yang melahirkan sebuah inovasi Edu Sampah Cipta Kerja.

Visi Dari Inovasi Edu Sampah Cipta Kerja agar terwujudnya Kabupaten Malang yang Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian dengan semangat gotong royong berdasarkan Pancasila dalam negara kesatuan RI.

Misi Dari Inovasi Edu Sampah Cipta Kerja ialah untuk Mewujudkan kesejahteraan rakyat, membangun sumber daya manusia, iklim kehidupan demokratis, tertib, dan agamis berlandaskan falsafah Pancasila, Mewujudkan inovasi pelayanan public dan pembangunan kemandirian desa, Mewujudkan keluarga bahagia, mandiri dan sejahtera dan untuk Memperluas pemanfaatan potensi lingkungan hidup, pariwisata, seni budaya, industri kreatif dan investasi pembangunan berkelanjutan.

“Dengan inovasi ini, kami membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang baik menjadi berkah bagi masyarakat. Selain dapat menyelesaikan persoalan sampah perdesaan, keberadaan TPST3R Mulyoagung Bersatu juga mampu mengubah mindset banyak orang bahwa sampah ternyata dapat bernilai ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus mampu menciptakan sebuah kawasan yang bersih dan asri sehingga ekonomi desa meningkat dan keseimbangan lingkungan juga terjaga,” ujar Bupati Malang.          

Saat ditetapkannya Inovasi Edu Sampah Cipta Kerja sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia Tahun 2021, “hal ini memberikan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja TPST3R Mulyoagung Bersatu menjadi lebih baik lagi, kami ke depannya juga akan terus berupaya mengembangkan inovasi persampahan di seluruh wilayah Kabupaten Malang guna turut serta mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2025,” pungkas Bupati Malang.

Diakhir sambutannya, Bupati Malang menyampaikan “mudah-mudahan kunjungan dari Kemenpan RB ke Kabupaten Malang dapat mampu memberikan feedback yang positif, tidak hanya berkaitan dengan pelayanan persampahan namun juga pelayanan lainnya, sehingga penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Malang secara keseluruhan ke depan dapat berjalan dengan optimal,” harap Bupati Malang.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA., menyampaikan “saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Malang serta jajaran yang telah menerima kami, kami berikan apresiasi yang tinggi untuk Kabupaten Malang terutama untuk kinerja inovasi yang telah memberikan kontribusi terbaik terhadap bagaimana kita semua untuk memberikan pelayanan publik yang semakin baik karena itu merupakan hakekat terhadap upaya-upaya kita melakukan reformasi dan demokrasi” ucapnya.

Momen yang baik seperti ini akan  disampaikan tentang prioritas program kerja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kabupaten Malang, mengingat Presiden RI telah menyampaikan bahwa Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Jiwa melayani serta membantu masyarakat wajib tertanam kuat dalam diri setiap ASN. Bukan zamannya lagi ASN bergaya seperti pejabat zaman kolonial, yang justru minta dilayani. Saat ini dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu. Dengan tujuan agar pelayanan publik semakin cepat yang memerlukan ikhtiar yang berkelanjutan.

PEWARTA: DW SURYA

0 Comments: