Headlines
Loading...
Pupuk Karya Arek Malang "Kompos Plus Beta" Tembus Pasar Internasional

Pupuk Karya Arek Malang "Kompos Plus Beta" Tembus Pasar Internasional

MALANG KOTA, Zonapostindonesia.com - Agus Basuki, warga Citra Pesona Buring Raya Blok C6 Nomor 30, Kelurahan Wonokoyo, Kota Malang membuat inovasi pupuk kompos plus beta yang diminati petani. Pupuk buatan arek Malang ini tidak hanya laris di Indonesia, tetapi laris di Malaysia dan Filipina. Senin, (22/11/2021).        

Agus mengungkapkan, aneka produk organik yang dibuat saat ini telah berkembang pesat termasuk pembuat pupuk organik kompos plus beta. Tidak hanya dari Indonesia, permintaan saat ini juga datang dari luar negeri.

“Aneka produk organik yang kami buat sejak 2003 adalah solusi untuk membantu petani mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi,” terang Agus.

Agus menceritakan, sawah yang rutin diberikan pupuk kompos plus beta akan menjadikan tanahnya subur dengan hewan pendukung ekosistem yang ada di dalamnya. Baik itu cacing sutra, kutu air, belut, ikan, katak, laba-laba dan lain-lain akan menjadi indikator kesehatan lingkungan.

“Konsep pupuk kompos plus beta ini sudah diaplikasikan banyak petani di Indonesia maupun di beberapa tempat di Filipina dan Malaysia. Semua menyampaikan hasilnya bagus,” kata Agus.

Pupuk ini, kata Agus, akan meningkatkan produktivitas karena kualitasnya yang bagus dan biaya penggunaan pupuk menjadi murah dan sangat ramah lingkungan. Awal pembuatan pupuk kompos plus beta ini berasal dari POC Beta, agen hayati pupuk granule beta.

Selain pupuk kompos plus beta, Agus juga membuat berbagai inovasi lainnya, seperti kapsul multifungsi, pestisida alami, hormon ternak (AGP), hormon generative (nano mikro), biang probiotik multifungsi, kapsul antivirus antivir yang terbukti mampu mengatasi berbagai penyakit.

“Kapsul antivir terbukti bagus mengobati berbagai penyakit, baik itu untuk manusia, hewan ternak, ikan dan juga virus pada tanaman,” pungkas Agus.

PEWARTA: DW SURYA
#Kota #Malang #Pupuk #PupukBuatan #PupukOrganik #TembusPasarInternasional

0 Comments: