Headlines
Loading...
Berbagi Ilmu Dan Pengalaman, Putri Tanjung Staf Khusus Presiden Republik Indonesia dan Aggregator  UMKM Nasional Temui Anak Muda Kreatif Banyuwangi.

Berbagi Ilmu Dan Pengalaman, Putri Tanjung Staf Khusus Presiden Republik Indonesia dan Aggregator UMKM Nasional Temui Anak Muda Kreatif Banyuwangi.

BANYUWANGI, Zonapostindonesia.com - Selama dua hari dari tanggal 21-22 November 2021, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Putri Tanjung dan Timnya Exel Hugo, Deputi Bidang Administrasi Sekrrtariat Kabinet, Farid Utomo, serta para aggregator  UMKM nasional, terdiri dari CEO Wahyoo Peter Shearer, CO-Founder Qasir ID. Rahmad Anggara, Ceo Credibook Gabriel Frans, Ceo Kang Duren Dzulfikri dan Ketua Umum ICCN.

Fikri Satari bertemu dan melakukan dialog dengan anak-anak muda kreatif Banyuwangi. Mereka berbagi ilmu dan pengalaman, sharing mengenai produk dan usaha mereka. Mereka mengedukasi para entrepreneur muda Banyuwangi untuk merubah pola pikir dalam berbisnis di era digital ini. Senin, (22/11/2021).

Putri tanjung mengatakan selama ini banyak produk usaha kreatif beredar di pasaran namun seringkali kemasannya tidak asyik dan harganya mahal. Akhirnya kita luncurkan gerakan pahlawan digital UMKM agar anak muda kreatif Banyuwangi terinspirasi makin kreatif berinovasi dalam usahanya.

“Saya senang bertemu lagi dengan para anak muda kreatif Banyuwangi untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Banyuwangi punya potensi besar daya kreatif anak mudanya." ungkap Putri Tanjung

Untuk menjadi pengusaha sukses dan maju, maka tiap pelaku usaha harus punya growth mindset sehingga akan selalu tercipta inovasi inovasi bagi kemajuan usahanya. Pengusaha itu harus jeli melihat peluang dan menciptakan peluang, juga tidak boleh takut gagal karena pengusaha itu temennya kegagalan.

Fikri Satari ketua umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), mengungkapkan anak muda pelaku pelaku UMKM perlu terus didorong tumbuh. Saat ini 60 persen ekonomi nasional di sumbang dari sektor UMKM. Pelaku UMKM yang mencapai 63 juta atau 99 persen itu butuh aggregator  dalam upaya memajukan dan mengembangkan usaha UMKM tersebut. Salah satu caranya adalah beradaptasi dengan dunia digital.

"Saat ini UMKM banyak diisi oleh para anak muda maka kita harus terus mendorong mereka tumbuh" ucap satari yang juga staf khusus menteri koperasi dan UMKM Republik Indonesia.

Salah satu aggregator  UMKM nasional yang hadir ke Banyuwangi adalah CEO Wahyoo, Peter Shearer.ceo Wahyooo telah mampu menaikkan kelas warung makan tradisional dengan memanfaatkan digital. Mereka pemilik warung tak perlu lagi belanja bahan ke pasar karena bahan bahan yang dibutuhkan sudah ada yang mengantar ke warung-warung mereka. Jika sudah memiliki usaha maka harus fokus pada pengembangan usahanya tapi fokusnya harus pada konsumen jangan fokus pada kompetitornya.

"Jadilah pemecah masalah bukan pembawa masalah bagi usahamu agar maju dan berkembang.” nasehatnya.

Rofi'i, (Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi)
#Banyuwangi #UMKM #Staf #Khusus #Presiden #Republik #Indonesia #PutriTanjung

0 Comments: