Headlines
Loading...
Mampu Mempertahankan SAKIP Dengan Nilai A, Banyuwangi Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

Mampu Mempertahankan SAKIP Dengan Nilai A, Banyuwangi Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

BANYUWANGI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi prestasi kabupaten Banyuwangi yang mampu mempertahankan prestasi dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) dengan nilai A selama 5 tahun berturut turut. Penilaian SAKIP dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia. Penilaian itu dilakukan Kemenpan RB tiap tahun pada kabupaten/ kota se Indonesia. Penghargaan atas prestasi Banyuwangi itu diberikan Gubernur Jawa timur di Surabaya. Jum'at, (29/10/2021).

SAKIP adalah sebuah sistem terintegrasi dari perencanaan, penganggaran hingga pelaporan. Terdapat sejumlah fokus  pelaporan  dan evaluasi, yaitu laporan anggaran, kinerja output program pembangunan, kinerja outcome program dan kinerja program sasaran. Jadi bukan lagi pada berapa anggaran yang disiapkan dan yang dikeluarkan tapi lebih fokus pada berapa besar kinerja yang dihasilkan.

Gunemur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menekankan bahwa spirit utama pada SAKIP adalah bagaimana menciptakan kolaborasi antar bidang  berbasis program sehingga bisa bekerja dengan baik dalam melakukan pelayanan publik.

Saya ucapkan selamat pada kabupaten/kota yang sudah mendapat nilai SAKIP A semoga dapat ditingkatkan dan dipertahankan pada tahun-tahun mendatang dan selamat buat kabupaten Banyuwangi yang sudah mampu mempertahankan SAKIP dengan nilai A 5 tahun berturut-turut, ini prestasi yang luar biasa.

“Strong collaboration akan tercipta apabila antar bagian bidang kompak dalam satu tujuan yaitu peningkatan pelayanan publik yang terbaik.” papar Khofifah Indar Parawansa.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya mengatakan SAKIP penting dalam mengukur keberhasilan peningkatan kualitas pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Keberhasilan Banyuwangi mempertahankan SAKIP dengan nilai A adalah  bukan semat-mata ingin diberi penghargaan namun lebih dikarenakan sebagai tanggung jawab kami dalam melakukan pelayanan publik dan reformasi birokrasi yang terbaik bagi warga masyarakat.

Prestasi SAKIP A kali ini juga merupakan buah dari kekompakan dalam bekerja, mengembangkan dan memajukan daerah, masyarakat Banyuwangi juga punya andil besar dalam terus memberi masukan masukan pada kami dalam rangka perbaikan pelayanan publik.

“Kita sadar bahwa semua yang ada di Banyuwangi tidaklah sempurna namun kami terus lakukan pembenahan  agar bisa lebih baik lagi.” ungkap Ipuk Fiestiandani.

Ipuk Fiestiandani juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pan RB dan Gubernur Jawa Timur yang selama ini  sudah membimbing dan memberi perhatian kepada Banyuwangi sehingga Banyuwangi bisa dan mampu mempertahankan SAKIP dengan nilai A ini dan juga mengapresiasi para ASN dan masyarakat Banyuwangi yang kompak bekerja sama dalam mengembangkan, memajukan daerah menjadi lebih baik lagi.

“Terima kasih kepada kementerian pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Kemenpan RB) dan ibu Gubernur Jawa Timur atas penghargaan yang diberikan pada Banyuwangi dan terima kasih juga saya sampaikan pada ASN dan masyarakat Banyuwangi yang kompak saling memberi masukan guna perbaikan dalam pelayanan publik.” pungkasnya.

PEWARTA: ROFI'I.

0 Comments: