Headlines
Loading...
TERNYATA INI PENYEBAB TERHENTINYA PROYEK SUMUR BOR DI DESA ALASBULUH KECAMATAN WONGSOREJO

TERNYATA INI PENYEBAB TERHENTINYA PROYEK SUMUR BOR DI DESA ALASBULUH KECAMATAN WONGSOREJO

BANYUWANGI - Proyek sumur bor air bersih bantuan poker PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Banyuwangi di Desa Alasbuluh yang dihentikan itu ternyata  dalam surat perjanjian hibah ada pasal yang tidak disetujui oleh pihak pemilik lahan. Anehnya surat perjanjian itu baru disodorkan pada pemilik lahan setelah pengerjaan sudah mencapai kedalaman 10 pipa. Sabtu, (25/09/2021).

Seperti diberitakan media ini Desa Alasbuluh mendapat bantuan sumur bor air bersih dari poker PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi. Pelaksanaan kegiatan pengeboran awalnya diizinkan oleh pihak pemilik tanah dan tak ada masalah. Namun setelah surat perjanjian hibah disodorkan pada pemilik lahan, ada pasal yang tidak diterima oleh pihak pemilik lahan yaitu pasal yang berbunyi bahwa nantinya pihak pemilik lahan tidak berhak lagi atas tanah yang ditempati sumur bor tersebut. Luas lahan yang digunakan sumur bor  itu seluas 7M². Hal itu yang menyebabkan pihak pelaksana kegiatan pengeboran menghentikan sementara sampai status tanah jelas keberadaannya.

Pemilik lahan Totok, di rumahnya menjelaskan alasan tidak ditandatanganinya surat perjanjian hibah itu karena ada pasal dalam perjanjian hibah itu yang berbunyi bahwa nanti  pihaknya tidak berhak lagi atas tanah sumur bor itu. Saya tak ingin di kemudian hari anak cucu saya menuntut tanah itu atau akan di jual oleh anak saya jadi surat perjanjian hibah itu saya berikan pada oknum yang mengaku bekerja di PU Banyuwangi.

“Rumah orang itu di Dusun Kamunduran Bangsring, saya lupa namanya.” tuturnya.

Lebih jauh Totok meminta apabila nantinya pengeboran sumur bor itu dilanjutkan, maka biarkan saya yang mengelola untuk masyarakat yang membutuhkan air dan saya tidak akan menguasai sendiri karena saya tahu itu sumur bor air bersih bantuan dan akan dikelola untuk kepentingan masyarakat.

“Saya hanya ingin kejelasan tanah saya itu agar dikemudian hari tidak ada masalah atas tanah tersebut.” tegas totok.

PEWARTA: ROFI'I.

0 Comments: