Headlines
Loading...
Bantu Pengembangan Usaha Kerajinan Cobek, Mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ Ciptakan Konten Promosi

Bantu Pengembangan Usaha Kerajinan Cobek, Mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ Ciptakan Konten Promosi

BONDOWOSO - Berlangsungnya Pandemi Covid-19 sampai hari ini dampaknya sangat luar biasa bagi semua sektor, khususnya di sektor perekonomian masyarakat. Pasalnya, pelaku usaha Pengrajin Cobek di Lombok Kulon, Bapak Maria pendapatannya menurun akibat Pandemi Covid-19.

Usahanya kini kurang diminati karena masyarakat lebih mengutamakan membeli kebutuhan pokok, seperti beras, minyak dan lainnya.

Bagus Ardi Zulkarnaen, mahasiswa Universitas Jember Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Ekonomi Syariah dengan DPL Ir. Sundahri, PGDip. Agr. Sc., M.P setelah mengetahui permasalahan usaha Bapak Maria mulai melakukan pendampingan secara intensif untuk mengembangkan usaha Kerajinan Cobek, sejak Rabu (18/08/2021) hingga (09/09/2021) mendatang dengan beberapa tahapan.

“Sejauh ini yang sudah saya lakukan adalah memberikan pemahaman kepada Bapak Maria tentang pentingnya media sosial agar usahanya nanti dipasarkan di media sosial, seperti facebook dan lain sebagainya,” kata Bagus pada tim media zonapostindonesia.com, Selasa (31/08/2021).

Pemahaman yang diberikan karena ia sudah mencanangkan strategi pemasaran dan branding secara online agar Kerajinan Cobek diminati banyak orang.

“Kalau hanya dengan mulut ke mulut, usaha ini tidak akan berkembang. Oleh karena itu, saya sudah menyiapkan strategi pemasarannya secara online,” tambahnya.

Strategi yang disiapkan oleh Bagus menurutnya adalah strategi paling efektif karena di era digital ini semua orang sudah banyak menggunakan media online dalam hal apa pun. Termasuk dalam promosi jualan dan lain sebagainya.

“Apalagi sekarang ruang gerak masyarakat di masa Pandemi Covid-19 sangat dibatasi, sehingga tidak menutup kemungkinan masyarakat akan banyak meluangkan waktunya bersama media online,” ungkapnya.

Bagus juga menjelaskan bahwa sudah membuatkan konten promosi Kerajinan Cobek untuk usaha Bapak Maria agar usahanya mampu berdaya saing di dunia marketing.

“Konten promosi yang sudah saya buat itu nantinya akan disebarluaskan melalui media sosial, seperti Instagram, facebook, dan whatsapp. Di facebook, akan saya ajarkan bagaimana mempromosikan produk di marketplace atau di berbagai grup jual beli,” jelasnya.

Bagi Bagus, usaha Kerajinan Cobek milik Bapak Maria ini sebenarnya banyak peminatnya karena bahan baku yang digunakan adalah akar pohon kelapa dan pengerjaannya secara manual.

“Tanpa bantuan alat mesin dalam pengerjaannya, usaha Kerajinan Cobek ini memiliki estetika tersendiri dibandingkan dengan kerajinan yang menggunakan mesin,” katanya, membeberkan.

Di penghujung wawancara, Bagus sangat berharap program kerja yang ia berikan kepada Bapak Maria dapat bermanfaat untuk pengembangan usahanya.

“Semoga lebih berkembang lagi dan mampu bertahan dalam persaingan pasar global, baik secara offline maupun online,” harapnya.

PEWARTA: MUHLAS

0 Comments: