Headlines
Loading...
Himbauan Serta Pembubaran Kerumunan Massa Tindak Lanjut Peraturan Bupati Jember Batas Aktivitas Pukul 20.00 WIB

Himbauan Serta Pembubaran Kerumunan Massa Tindak Lanjut Peraturan Bupati Jember Batas Aktivitas Pukul 20.00 WIB

JEMBER - Meningkatnya kasus penyebaran virus Covid 19 dan Covid Delta, akhirnya Pemerintah Daerah menindak lanjuti dengan adanya Surat Edaran Nomor 300/246/416/2021, mulai hari Selasa (29/06/21).

Ketentuan yang berlaku antara lain membatasi kegiatan masyarakat dan fasilitas umum sampai pukul 20.00 wib.

Muspika Patrang melakukan himbauan kepada seluruh Masyarakat dan memberikan surat edaran yang mulai di berlakukan.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Patrang Polres Jember Akp. Heri Supadmo, Kapten Inf Hendro (Danramil Patrang), Drs. Rofiq Sugiarto (Camat Patrang), Iptu Sugianto (Kanit Binmas), beserta anggota Polsek Patrang, dan Satpol Pp.

Seluruh Aparat melakukan operasi ke beberapa Fasilitas umum salah satunya tempat olah raga futsal, dimana banyak sekali laporan warga terkait kegiatan yang mengundang banyak massa, selain himbauan pembubaran juga dilakukan oleh Muspika Patrang, pukul 20.00wib.

Kapolsek Patrang Polres Jember Akp Heri menjelaskan, "kondisi saat ini sangat memprihatinkan, apalagi jember sudah dinyatakan zona hitam, maka kami Muspika Patrang menindak lanjuti serta meminta agar segera dibubarkan, selain itu kami juga minta kepada pemilik untuk menutup sementara kegiatan yang mengundang banyak massa", ujarnya.

Selain pembubaran tempat olah raga futsal Muspika juga mendatangi beberapa Cafe untuk di beri surat edaran dari Pemerintah Daerah dan menghimbau agar pengunjung selalu mematuhi Protokol kesehatan, dan untuk setiap harinya tutup pukul 20.00 wib mulai hari ini selama masa pandemi", lanjut Kapolsek Patrang saat di wawancara oleh beberapa media.

Heri berharap, "agar masyarakat bisa mematuhi surat edaran yang mulai diberlakukan dan menjalankan 5 M, supaya Jember bisa kembali ke zona hijau dan bisa menjalankan aktifitas seperti semula", Lanjutnya. 

Mohammad Hosni

0 Comments: