Headlines
Loading...
Pengadilan Negeri Banyuwangi Vonis Trio Pejuang Lingkungan Hidup 3 Bulan Penjara, Team Kuasa Hukum Akan Banding

Pengadilan Negeri Banyuwangi Vonis Trio Pejuang Lingkungan Hidup 3 Bulan Penjara, Team Kuasa Hukum Akan Banding

 

BANYUWANGI - Akhirnya Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara atas perkara tiga pejuang lingkungan hidup warga Desa Alasbuluhh Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. 

Divonis bersalah karena, telah melakukan penghadangan pada Armada Dump Truck dari kegiatan pertambangan Galian C di desa Alasbuluh Wongsorejo pada tahun 2018. Saat ini tambang tersebut sudah ditutup karena ijin tambangnya berakhir. 

Trio pejuang lingkungan hidup dijerat dengan pasal 162 Undang-undang Republik Indonesia Nomor  4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang berbunyi “Setiap orang yang merintangi atau mengganggu kegiatan usaha pertambangan dari pemegang IUP atau IUPK yang telah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah)”. 

Atas putusan tersebut kuasa hukum Trio lingkungan hidup, menolak putusan  itu  dan menyatakan pikir pikir, kemungkinan besar akan banding atas Amar putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi. 

“Alasan kami banding adalah kami yakin tidak bersalah dan dalam putusannya, hakim sama sekali tidak memikirkan aspek hukum  lingkungan hidup” papar  Ahmad Rifai kuasa hukum trio lingkungan hidup. Kamis (27/05/2021). 

Ahmad Rifai juga menjelaskan bahwa para pendemo yang hadir tidak ada hubungannya dengan amar putusan majelis hakim. Mereka hadir sebagai wujud solidaritas pada ketiga pejuang lingkungan hidup itu. 

“Mereka adalah teman trio pejuang lingkungan hidup bukan temen penegak hukum" jelasnya. 

Putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi yang memvonis trio lingkungan hidup itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu 6 bulan penjara, dari tuntutan hukum 1 tahun penjara. Mereka dianggap bersalah dengan bukti bahwa mereka melakukan penghadangan pada Armada Dump Truck dari kegiatan pertambangan Galian C di Desa Alasbuluh Wongsorejo pada tahun 2018. 

“Atas putusan itu kami kuasa hukum Trio pejuang lingkungan hidup akan segera mengajukan banding, insya Allah minggu depan surat pengajuan banding sudah kita ajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi” tegasnya. 

Pewarta: Rofi’i


0 Comments: